Feeds:
Posts
Comments

Archive for April, 2011

Paska gempa Cilacap Mag: 6.3 SR, 26-Apr-11;; 13:39:33 WIB,..kdlmn :24 Km, 120 km BaratDaya Cilacap   dan gempa susulan  Mag:5.0 SR, 26 april 2011 ;; 14:24:57 wib, 108 km Barat Daya Cilacap -Jateng, depth :70 Km..terjadi kenaikan seismik di sebagian besar station seismik dunia..sampai pukul 19.04 wib  station Sibu,Kota Tinggi dan Prapat masih mencatat kenaikan…potensi Sumatra masih tetap besar  apalagi 24 april kemaren di wilayah utara Sumatra : Xizang – China, Selatan Atlantik Ridge, Perbatasan Afghanistan-Tajikistan sudah mengalami gempa…pola gempanya akan menuju Sumatra..sementara dari gempa Cilacap ini kita waspdai  dalam 1-3 hari kedepan pola gempa Jawa -Selatan Sumatra : Ujung Kulon,Selat Sunda,Bengkulu, Pagai Selatan….Tasikmalaya,Sukabumi,Jatim,Jogja.    (more…)

Read Full Post »

Catatan Sejarah Gempa yang pernah terjadi di Sumatera, dari tahun 416 – 2010

Sumatera Barat

1797,    10 Februari , Padang,Selat Mentawai, Tsunami

1833       24 November,  Pagai  Selatan-Muko-Muko , 75 KM,8.3 SR

1861       16 Februari,Tsu ,Siberut ,Mentawai , 70 KM,8.5 SR

1861       25 September,,Pesisir Selatan, 6.5 SR

1885       29 Juli , Air Bangis,Pasaman         , 6.8 SR

1908       6 Februari , Siberut,Selat Mentawai,130 Km, 7.5 SR

1909       3 Juni , Kambang, Pesisir Selatan, 40Km, 7.6 SR

1922       10 April, Padang-Pariaman

1926       28 Juni , Padang Panjang,  6,5. SR

1943       9 Juni ,  Singkarak, Solok , 50 Km, 7.6 SR

1977       8 Maret ,Pasaman , 22 Km, 6.0 SR

1981       13 November , Padang , 5,4 SR.

2004       16 Februari , Padang Panjang, 56 Km, 5.1 SR

2004       22 Februari ,Pesisir Selatan, 42 Km, 6,0 SR

2004       9 April , Bayang,Pesisir Selatan, 66 Km, 5.4 SR

2005       10 April , Siberut ,Selat Mentawai, 19 Km, 6.7 SR

2007       6 Maret, Solok, 19 Km, 6.4 SR

2007       12 September , Pagai Selatan-Enggano, 34Km,8.4 SR

2007       12 September , Lunang, Pesisir Selatan, 35 Km,7.9 SR

2008       25 Februari , Pagai Selatan, 25 Km, 6.5 SR

2009       16 Agustus, Siberut Selatan,Mentawai, 20 Km, 6.7 SR

2009       30 September , Padang Pariaman,81 Km, 7.9 SR

2009       1 Oktober, Kerinci , 10 SR, 6.6 SR

2010       6 April 4, Barat  Daya Siberut,Mentawai , 31 Km,7.8 SR

2010       25 Oktober , Pagai Selatan, Mentawai, 21 Km, 7.7 SR     (more…)

Read Full Post »

Berdasarkan sejarah, di Selat Sunda telah berkali-kali terjadi bencana tsunami yang tercatat dalam katalog tsunami. Tsunami yang terjadi ini disebabkan oleh beberapa fenomena geologi, di antaranya erupsi gunung api bawah laut Krakatau yang terjadi tahun 416, 1883, dan 1928; gempa bumi pada tahun 1722, 1852, dan 1958; dan penyebab lainnya yang diduga kegagalan lahan berupa longsoran baik di kawasan pantai maupun di dasar laut pada tahun 1851, 1883, dan 1889.

Kondisi tektonik Selat Sunda sangat rumit, karena berada pada wilayah batas Lempeng India-Australia dan Lempeng Eurasia, tempat terbentuknya sistem busur kepulauan yang unik dengan asosiasi palung samudera, zona akresi, busur gunung api dan cekungan busur belakang. Palung Sunda yang menjadi batas pertemuan lempeng merupakan wilayah yang paling berpeluang menghasilkan gempa-gempa besar. Adanya kesenjangan kegiatan gempa besar di sekitar Selat Sunda dapat menyebabkan terakumulasinya tegasan yang menyimpan energi, dan kemudian dilepaskan setiap saat berupa gempa besar yang dapat menimbulkan tsunami….  (more…)

Read Full Post »

Beberapa peta lokasi gempa – Tsunami yang pernah terjadi di wilayah sekitar Padang – Sumatera Barat

Gempa + Tsunami 10 Pebruari 1797 Padang, Sumatra Barat.              Klik gambar untuk memperbesar

Runup Gempa + Tsunami 10 Pebruari 1797 Padang, Sumatra Barat.           Klik gambar untuk memperbesar    (more…)

Read Full Post »

Sampai saat ini manusia belum menemukan satu teknologi yang dapat meramalkan  kapan  akan terjadi gempa bumi. Banyak pakar yang dapat menghitung potensi  gempa disatu daerah, namun masih belum mampu memastikan kapan gempa tersebut akan terjadi. Gempa dan Tsunami  Jepang pada 11 Maret 2011 lalu, adalah bukti keterbatasan  manusia dan teknologinya.

Disisi lain,binantang  makhluk yang kita anggap rendah ternyata dikaruniai keistimewaan luar biasa oleh Allah Swt. Dalam suatu literatur dikatakan bahwa binatang memiliki panca indra yang super sensitif terhadap suara, temperatur, sentuhan, getaran, aktivitas elektrostatis, dan kimia serta medan magnet dan medan listrik. Karena kesensitifannya ini binatang dapat meprediksi bencana yang akan terjadi atau sesuatu yang dianggap diluar kewajaran mereka. Hal ini ditunjukkan dengan sifat/ prilaku mereka yang aneh. Salah satunya sebelum terjadinya gempa. Gempa menimbulkan getaran yang berubah-ubah pada air dan tanah sedangkan angin badai menyebabkan perubahan elektromagnetik di atmosfer.    (more…)

Read Full Post »

Fenomena halo Matahari kembali muncul di langit Padang, Rabu siang sekitar jam 11.00 – 12.00, 13 April 2011. Yang menarik, cincin Matahari terlihat tidak hanya selapis, tapi dua lapis. kemunculan halo Matahari kali ini tak menimbulkan kepanikan warga. Tak terdengar ada warga ribut-ribut mengaitkannya dengan bencana atau gempa. Namun, kemunculan halo Matahari inii sempat membuat kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika wilayah Maritim Teluk Bayur kebanjiran telepon. Semua penelepon menanyakan hal yang sama: “Apakah ini pertanda bencana atau gempa,”  (more…)

Read Full Post »