Feeds:
Posts
Comments

Prediksi  (informasi)  merupakan  sebagian kecil dari  Mitigasi. Namun yang paling penting adalah kesiapan masing-masing kita dalam menghadapi  bencana..Dimulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat dan Pemerintah.

Sudahkah kita siap dengan Tas Siaga di rumah..??    Skenario evakuasi  yang disusun bersama keluarga.. …Jalur Evakuasi…Titik kumpul ….Kenali daerah dimana kita berada…bekali diri kita dengan pengetahuan tentang bencana (Gempa/Tsunami)…

Jadilah Keluarga dan Masyarakat Siaga…

Tetap Siaga,Waspada dan Tawakal..!!!

Continue Reading »

Potensi

Potensi
MAAF,  BUKAN BERMAKSUD MEMBUAT  KEPANIKAN, BUKAN PULA RAMALAN, HANYA PREDIKSI / PRAKIRAAN SEMATA ….SEKALIGUS  MENGINGATKAN KITA UNTUK SENANTIASA  SIAGA DAN WASPADA ….

5 Mei 2012

Untuk di Waspadai potensi kegempaan di wilayah Sumatra 5 Mei 2012 ++ ..;jelang/paska Perigee & Fullmoon 6 Mei 2012 (-/+ 3 hari ) dimana gempa-gempa besar sering terjadi… tgl 6 Mei perigee dan fullmoon terjadi bersamaan…

tetap waspada !!!… :#waspadaitubaik#

Continue Reading »

27  Mei 2012

Gempa : Pagai Selatan-Mentawai ; 27 Mei 2012; 17:58:00.WIB ;Magnitude: 4.7 (mb);Epicenter: 100.03°E 2.93°S;Depth: 21 km..

Gempa : Pagai Selatan-Mentawai ; 27 Mei 2012; 10:50:17 WIB; Magnitude: 5.2; Epicenter: 99.96°E 2.97°S;Depth: 10 km..

13 Mei 2012

Gempa Mag: Mag : 4.6 SR, 13-MEI-12; 16:10:22 WIB, Lok:1.18 LS – 100.12 BT (40 Km Barat DayaPadang-Sumbar), Kedlmn:43 Km :::BMKG Padang Panjang:::

11 April 2012

Gempa :495 km (308 miles) Barat Daya Banda Aceh, Sumatra, IndonesiaApril 11, 2012; 14:38:30 WIB; Magnitude: 8.9 ;Location 2.043°N, 92.518°E; Depth: 33 km #USGS# Continue Reading »

 10 Maret  2012

Info Gempa: 133 km BaratDaya LAMPUNG BARAT ; Mag:5.1 SR,10 Maret 2012; 23:00:51 WIB,Depth : 10 Km, #BMKG#

5 Maret 2012

Gempa : 80 KM Selatan Bengkulu-Selatan Sumatra; 5 Maret 2012; 06:17:03 WIB; Magnitude: 5.3 ;Epicenter: 102.51°E 4.45°S; Depth: 10 km.  Continue Reading »

Peta Evakuasi Tsunami  ( klik gambar untuk perbesar)

Continue Reading »

Gempa ternyata belum berhenti walau sesaat. Terus memberikan efek tekanan dan deformasi zona kegempaan dalam waktu singkatkini telah mengancam wilayah-wilayah potensi di Indonesia yang memberikan akumulasi semakin kuat bagi kehancuran beberapa patahan sehingga semakin tertekan.

Pada daerah kritis gempa diwilayah Indonesia yang membentuk grand design gempa strategis berikutnya. Dimulai dari Pantai Barat Sumatera, Aceh 2004, Nias 2005, Bengkulu 2007, Sumbar 2009, Mentawai 2010, Simeulue 2012, kembali lagi Bengkulu atau Lampung?

Pola tekanan energi medan stress dari gerak relaksasi bumi di Patahan Laut Jawa akan menerus dan bersambung hingga ke Patahan Pegunungan Merantus di Kalimantan Timur. Batas alamiah dari kontinen Kalimantan masih berhubungan dengan kondisi geologi kegempaan di sekitar di Laut Sulawesi.

Sehingga dekade ke depan diprediksi akan ada gempa dahsyat di atas 7.0 Skala Richter (SR) berlangsung di Indonesia secara beruntun. Pola ini telah akan diawali gempa di Blok Aceh-Nias dengan kejadian gempa Mentawai 2010 dan Gempa Simeulue 2012 dengan kekuatan mencapai 8,9 SR (versi USGS) yang terjadi pada  Rabu, 11 April 2012.  Continue Reading »

Meneropong kejadian gempa sepanjang tahun 2011 dan 2012 ini, mungkinkah dapat terjadi gempa-tsunami ke Selat Malaka? Tulisan ini bukan meramalkan akan terjadi tsunami melainkan mengingatkan kita agar tetap waspada dan faktor-faktor apa yang dapat memicu terjadinya gempa yang diiringi tsunami ke Selat Malaka, agar diantisipasi dan sebagai bahan masukan kepada masyarakat agar mengetahui kondisi tempat tinggal mereka diwilayah tersebut agar sekali lagi tetap waspada.

Jika melihat fakta kejadian gempa dari tahun 2004 hingga 2011 maka bukan mustahil dapat saja terjadi, sebab kejadian gempa tsunami Chili dengan kekuatan 8.5 SR mampu menjangkau areal 900 km ke pantai Tonga dan Utara Pulau Biak pada tahun 2010, lalu gempa tsunami melanda Jepang (11/3/20011) dengan kekuatan 9.0 SR menjangkau wilayah 1.100 km ke pulau-pulau Pasifik Selatan, gempa Aceh-Andaman dengan kekuatan 9.2 SR mengirimkan “pesan bahaya” ke Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Pantai Timur Afrika sejauh 5.000 km. Tsunami di Selat Malaka akan lebih dahsyat dari kejadian tsunami manapun yang pernah terjadi di muka Bumi.

Sebabnya, Selat Malaka itu menyimpan potensi lebih maut karena sepanjang Selat Malaka memiliki kondisi ideal tempat jalur tol bagi air bah raksasa, terletak ditengah jalur perairan antara dua pulau dengan luasan Selat yang sempit, dibeberapa tempat bagian Selat itu ada ukuran mencapai 5 km, bentuk morfologi pantai dengan topografi ke daratan tiap lintasan tsunami dapat mencapai 5-15 m karena daratan di sepanjang Selat Malaka ketinggiannya di permukaan air laut mencapai 5-12 meter.  Continue Reading »

I. AREA : Sumatera Barat & Bengkulu

 

Results found near point: (101.999, -4.993)

Tsunami Event: SW. SUMATRA: 1770/??/??
Date: 1770/??/??
Latitude: -5
Longitude: 102
Location Name: SW. SUMATRA
Country: INDONESIA
Event Validity: Probable Tsunami
Earthquake Magnitude: 7
Tsunami Intensity: 0.5
Comments: 1770, no date, 5 S, 102 E, magnitude 7. In the Bengkulu district (Sumatra Island), there was a very strong earthquake. A settlement was destroyed. The ground cracked. One of the cracks had a length of 500 m, a width of 3 1/2 m and a depth of 8 m, and from it oozed a bituminous substance. At the same time, a section of coast near the mouth of the Padang Gutongi River, which flows in the Mana district, dried up. Finally, a tidal wave occurred simultaneously with the earthquake.

As Wichmann notes, the year given is tentative. The event could have coincided with the earthquake experienced at Bengkulu by Ch. Miller, who says: One earthquake, in particular, after my arrival here was very strong and did much damage in the country. The Dempo Volcano, visible from Fort Malboro at Bengkulu and smoking almost constantly, ejected flames during the earthquake (Wichmann, 1918). (above from reference #414)

Tahun 1770, tanpa tanggal, koordinat : 5 S, 102 E, berkekuatan 7.0 di Bengkulu (Sumatera), terjadi gempa bumi yang sangat kuat. Sebuah pemukiman hancur. Tanah retak. salah satu retakannya sepanjang 500 m,lebar 3,5 m dan kedalaman 8 m, serta mengeluarkan gas. Pada saat yang sama, di muara pantai dekat mulut Sungai Padang Gutongi di Manna , air sungai mengering dan kemudian gelombang tsunami terjadi secara bersamaan dengan gempa bumi.

Dari catatan Wichmann. kejadian bertepatan dengan gempa yang dialami di Bengkulu oleh Ch. Miller, yang mengatakan: “gempa bumi sangat kuat, terjadi setelah kedatangan saya di sini dan terdapat banyak kerusakan di daerah tersebut . Gunung Dempo, terlihat dari Fort Malboro di Bengkulu berasap terus-menerus, dan menyemburkan api selama gempa bumi terjadi” (Wichmann, 1918). (dari referensi # 414)     Continue Reading »

 

 

Menanggapi kerisauan masyarakat Sumatera Barat atas surat Edaran Gubernur Sumatera Barat tentang Siaga Darurat Bencana Gempa bumi dan Tsunami melalui berbagai media, maka Komunitas Pemerhati Seismik Indonesia menanggapi hal tersebut  sebagai berikut:

1. Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat tersebut  diperuntukkan bagi Kepala Daerah Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat khusus yang berada di pesisir pantai sumatera barat.

2. Surat Edaran Gubernur tersebut dimaksudkan untuk membangun kesiapsiagaan pemerintah daerah terkait dan  mempersiapkan segala sesuatu  yang terkait pengurangan resiko bencana, hingga akhir Juni 2012. Dengan demikian bukan berarti Gempa Besar di zona megathrust “dipastikan” oleh pemerintah daerah akan terjadi antara April sampai akhir Juni 2012.

3. Gempabumi dan Tsunami  bisa terjadi kapan saja menurut kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, namun perlu digaris bawahi ,secara ilmiah bahwa gempa bumi sampai saat ini hanya dapat diprediksi peluang atau potensi terjadinya, bukan kapan waktu dan lokasi tepat terjadinya.

4. Mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk bijak dan pro aktif menggali informasi tentang kegempaan dan juga informasi mitigasi atau pengurangan resiko bencana dari berbagai sumber.

5. Mengajak masyarakat Sumatera Barat khususnya yang berada di pesisir pantai agar tetap waspada dan siaga namun tetap melaksanakan aktifitas sehari-hari seperti biasa.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerja samanya kami haturkan terima kasih.

Padang, 7 Mei 2012
SALAM WASPADA.

Komunitas Pemerhati Seismik Indonesia

 

Continue Reading »

Pada prinsipnya besar tinggi gelombang tsunami dan limpasan tsunami di suatu lokasi tergantung pada: besarnya pengangkatan dasar laut (yang diakibatkan gempa), pola gelombang tsunami dari sumber ke lokasi, dan kondisi bathimetri serta dan topografi setempat. Untuk Sumatra, beruntung mempunyai data yang cukup banyak tentang pola dan parameter fisik dari sumber gempa. Demikian juga catatan sejarah tentang efek dan akibat tsunami di masa lampau sehingga  bisa membandingkannya dengan pemodelan tsunami yang dilakukan. Misalnya untuk kejadian gempa besar tahun 1797 dan 1833 di Sumatra barat dan Bengkulu,  data cukup lengkap  tentang deformasi kerak bumi dan pengangkatan dasar laut yang terjadi, juga ada catatan sejarah tentang besar dan efek dari tsunami pada waktu terjadi dua gempa tersebut di wilayah Padang dan Bengkulu. Dari data ini dibuat model tsunami dari gempa tahun 1797 dan 1833 kemudian membandingkan hasil simulasinya dengan data catatan sejarah.

Animasi pemodelan  gempa-tsunami untuk wilayah Sumatra barat dan Bengkulu berdasarkan data dan model gempa tahun 1797 dan 1833 yang didapat dari hasil penelitian Geoteknologi LIPI dan Caltech [Natawidjaja et al., 2006]. Dari model gempa tahun 1797 dan 1833 ini kemudian dibuat 4 buah model scenario yang paling mungkin berdasarkan pertimbangan yang (paling) masuk akal sampai skenario kemungkinan yang terburuk.

Data dan model gempa tahun 1797 memperlihatkan bahwa sumber gempanya adalah pergerakan pada zona subduksi dari 0.5 ̊ to 3.2 ̊ LS (sepanjang 300 km), dan rata-rata pergerakan yang terjadi adalah sekitar 6m. Dengan dimensi dan pergerakan ini skala magnitudo gempa tahun 1797 adalah antara 8.4 s/d 8.6 [Natawidjaja et al., 2006]….(penjelasan lengkap di: http://gempapadang.wordpress.com/2012/04/17/pemodelan-landaan-tsunami-kota-padang-dan-bengkulu/)

Simulasi landaan tsunami di Sumatera

Simulasi landaan tsunami 1797 di Sumatra

Continue Reading »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 103 other followers